Tuesday, August 9, 2016

PERKEMBANGAN DESA TENONAN

       Desa Tenonan termasuk didalam desa yang jauh dari perhatian pemerintahan pusat sehingga perkembagannya cukup lamban tiap tahunnya.dari segi infrastruktur jalan contohnya akses jalan menuju Desa Tenonan sudah diaspal sepuluh tahun yang lalu dan kini mulai rusak serta berlubang namun belum ada perbaikan dari pemerintah padahal jalanan ini menjadi akses utama warga Desa Tenonan untuk pergi ke kota hal ini sangat membahayakan warga ditambah ada jalan tanjakan yang rusak serta ketika malam hari penerengan jalan kurang.

Segi pendidikan  sudah mulai bertambah kesadaran masyarakat Tenonan akan pentingkan pendidikan sehingga angka buta huruf juga sangat sedikit, meskipun demikian tidak diimbangi dengan perbaikan infrastruktur sekolah.Warga Tenonan yang memiliki tingkat pendidikan tinggi memilih bekerja diluar desa bahkan diluar kota tidak membangun desanya sendiri sehingga Desa Tenonan mengalami kekurangan dari sisi pengajar bahkan ada lulusan SLTA mengajar.

Segi kesehatan kesdaran akan kesehatan masih cukup kurang terbukti dari beberapa program kesehatan dengan minat rendah, seperti program perngecheckan kangker servik dini yang dilakukan dipuskesmas Tenonan masih sedikit warga yang ikut serta. Dari sisi lainnya ketika warga sakit masih mengandalkan obat yang dijual diwarung dari pada harus periksa di puskesmas mereka beranggapan obat puskesmas tidak begitu bereaksi.

Dibidang ekonomi Masyarakat Tenonan mengalami perkembangan yang cukup pesat dengan jumlah produk Domestik Desa Tenonan setiap tahunnya mengalami peningkatan dengan nilai yang signifikan kurang lebih 1juta. Hal ini juga bisa dilihat dari jumlah kepemilikan kendaraan bermotor roda dua dan televisi sejumlah 575 dan 98. Perkembangan unit kegiatan menengah di Desa Tenonan meningkat pesat, kebanyakan usaha rumah tangga yang ada yaitu keripik singkong mentah dan usaha meubel. Walau tidak ada koprasi atau organisasi desa yang mengurus namun ukm meningkat. Yang menjadi hambatan pada urusan distribusi pemasaran.

0 comments:

Post a Comment