Wednesday, July 20, 2016

SEJARAH DESA TENONAN


Desa Tenonan termasuk kedalam daerah dataran rendah walau begitu suhu didaerah ini tergolong dingin. Mata pencaharian penduduk ini adalah petani sedangkan lainnya berdagang dan membuat usaha rumah tangga. Awalnya Desa Tenonan bernama Tenunan namun beberapa tahun belakangan berubah menjadi Desa Tenonan. Nama Tenonan berasal dari kata Tenunan yang berarti Tenun atau Menenun menurut sesepuh desa ada beberapa versi kenapa desa ini dinamai Desa Tenonan. Versi pertama yaitu dinamai Tenonan karena kebanyakan warganya membuat tenunan atau anyaman dari pohon bambu yang digunakan untuk keperluan rumah karena pada masa itu kebanyakan rumah warga masih memakai anyaman bambu. Versi kedua yaitu nama Tenonan bersumber dari nama Tenun yang berati Menenun kain karena banyak warg saat itu yang sering menenun kain sedangkan versi ke tiga nama Tenonan berasal dari kata Tenon atau yang diartikan sebagai guna guna dipercaya pada saat itu banyak warga Tenonan yang memiliki ilmu semacam itu. (Mandani, warga Desa Tenonan, wawancara pribadi, Juli 2016)


Desa Tenonan terdiri dari empat dusun, yaitu Niggara, Tenonan timur, Tenonan barat dan Mandala. Asal mula nama desa diceritakan oleh sesepuh desa bahwa pada jaman dahulu terdapat kerajaan yang berpusat di dusun Niggara, Niggara bersumber dari kata Negara karena banyak warganya yang menjadi abdi negara, sedangkan nama dusun Tenonan Barat dan Tenonan Timur berasal dari nama Tenunan karena di dusun tersebut banyak warganya yang menenun bambu untuk dijadikan pagar rumah, sedangkan untuk dusun Mandala berasal dari kata Mendali dikarenakan dusun tersebut merupakan pemberian nama dari raja Niggara. 

0 comments:

Post a Comment